15 November 2009

Konser Iwan Fals – Pohon Kehidupan

Liputan Konser Bulanan Iwan Fals Edisi Nopember 2009 – Pohon Kehidupan

Oleh: Fendi Kurniawan dan Syafiq Baktir

Sabtu sore, 14 November 2009, PT Tiga Rambu kembali mempersembahkan Konser Bulanan Iwan Fals & Band di Panggung KITA Leuwinanggung-Depok dengan tajuk “Pohon Kehidupan”. Tema ini dipilih untuk ikut merayakan hari pohon yang jatuh pada tanggal 21 November dan Hari Guru pada tanggal 25 November 2009.

Kami dari iwanfalsmania.blogspot.com berkesempatan kembali hadir dalam konser yang disponsori oleh TVS Motor Company dan Telkomsel serta didukung oleh Majalah Rolling Stones dan radio Mustang 88 FM. Konser ini dimulai agak telat 20 menit dari jadwal yang biasanya. Bercelana Jeans dan berbaju kaos bertuliskan “Pilih Hutan Untuk Masa Depan”, Iwan Fals menyapa sekitar 800 penonton yang hadir dengan lagu Doa Dalam Sunyi.

“Lagu ini saya persembahkan kepada rekan – rekan yang pergi ke gunung dan tak pernah kembali pulang…”, kalimat pembuka Iwan Fals. Petikan gitar akustik yang cantik dimainkan Totok Tewel pada lagu yang terdapat di album “Orang Gila” ini.

Tanpa membuang banyak waktu, Iwan Fals & Band segera melanjutkan dengan sebuah lagu berjudul Untuk Bram. Distorsi musik yang begitu kuat menyeruak ditengah lagu ini. Permainan apik Deni (drummers) menjadikan lagu ini begitu bertenaga ditambah instrument musik tradisional yang dimainkan oleh Edi Daromi lewat keybordnya.

“Kita sering melupakan jasa mereka, jalan yang sudah mereka cape buat eh .. kita ijek – ijekin…”, canda Iwan Fals sebelum lagu Kuli Jalan dibawakan.

“Ini yang menjadi penting kalo kesaksian yang dikabarkan ternyata bohong … wah !!!”, kata Iwan Fals sesaat sebelum membawakan lagu Koran-Koranku yang terdapat di album SWAMI II.

Iwan Fals & Band kembali memberikan kejutan ditengah lagu ini. Totok Tewel memimpin Heirrie Buchaery dan Edi Daromi memainkan Senar Drum yang telah disediakan ditengah panggung. Tabuhan mereka bertiga di tambah enerjiknya permainan Deni membuat suasana menjadi riuh dan tepukan pun membahana mengiringi permainan mereka. “Tapi sebenarnya koran kita itu benar ya… benar – benar bohong...”, canda Iwan Fals. Berturut – turut setelah itu, Iwan Fals & Band membawakan lagu Ini Bukan Mimpi, Pohon Kehidupan dan KaSaCiMa.

Ketika sebagian penonton didepan panggung meneriaki Iwan Fals dengan sebutan Pak Haji, akhirnya Iwan Fals buka suara juga ihwal keberangkatannya ke tanah suci Mekah.

“Ya … Insya Allah tanggal 20
(bulan Nopember 2009-red) nanti saya berangkat bareng Yos (istri Iwan Fals). Pada kesempatan ini saya mohon dibukakan pintu maaf agar perjalanan kami lancar…”, kata Iwan Fals sembari mengambil gitar yang mirip dengan gitar yang sering dipakai oleh Rhoma Irama tapi ukurannya lebih kecil. Menurut sumber, itu adalah gitar biasa tapi ukurannya yang diperkecil. Rencananya gitar itu akan dibawa Iwan Fals ke Tanah Suci jika memungkinkan.

“Sebelum memulai perjalanan, saya ingin membawakan sebuah lagu dari Pak Haji….. Darah Muda !!!”, ujar Iwan Fals disambut tepukan meriah penonton.

Seluruh penonton tidak menyangka kalau Iwan Fals benar-benar akan membawakan lagu yang dipopulerkan oleh Rhoma Irama, raja dangdut yang akrab dipanggil dengan sebutan Pak Haji. Intro lagu dangdut itu pun mengalun membuat seluruh penonton berjoget ria. Tiba – tiba di tengah lagu muncul penyanyi dangdut Ike Nurjanah yang kemudian menemani Iwan Fals berdangdut ria. Kemunculan Ike Nurjanah membuat suasana lebih meriah dan penonton pun semakin bersemangat menggoyangkan tubuhnya.

“Setelah tadi Mas Iwan Fals membawakan lagu dangdut, saya pun mencoba ingin membawakan lagu mas Iwan Fals yang menjadi lagu favorit saya, lirik lagunya yang ...Tabir gelap yang dulu hinggap… ya… Antara aku….”, sapa Ike Nurjanah.

Tiba-tiba Iwan Fals menimpali ucapan Ike Nurjanah dengan gurauan yang begitu dalam, “Wah.. boleh juga tuh, lagu itu sekarang menjadi sangat tenar karena menjadi backsound lagu persidangan Antasari.. hahahaha…!”. (lagu tentang cinta segitiga ini sekarang kerap menjadi backsound pemberitaan di TV mengenai kasus Antasari Ashar mantan ketua KPK -red)

Ike Nurjanah kemudian membawakan lagu Antara Aku, Kau dan Bekas Pacarmu dan Terlena. Sebelum Ike Nurjanah turun panggung, Iwan Fals sempat memberi kecupan ke pipi Ike Nurjanah dan penonton pun bersorak sorai. “Mumpung belum dapet title Haji…”, ujar Iwan Fals tertawa lepas.

Setelah Ike Nurjanah turun, Iwan Fals membawakan berturut – turut lagu Kereta Tua yang diaransemen sangat ngeblues, Oemar Bakrie yang country dan Robot Bernyawa yang ngerock. Ketiga lagu tersebut dibawakan dengan irama yang sangat cepat sehingga membuat seluruh penonton berjingkrak – jingkrak.

“15 atau 12 tahun yang lalu ada satu grup band yang bakatnya luar biasa… (Iwan Fals tampak seperti tak kuasa untuk meneruskan kata-katanya)… BUNGA !”, ujar Iwan Fals.

Satu persatu personil Bunga diperkenalkan oleh Iwan Fals. Bunga adalah band yang pernah dimotori oleh alm.Galang Rambu Anarki, putra pertama Iwan Fals. Dalam band itu alm.Galang bermain gitar. Galang meninggal dunia pada tahun 1997 sebelum album perdana bersama band Bunga rilis. Dan dimakamkan di Leuwinanggung, rumah Iwan Fals yang saat ini menjadi tempat konser bulanan.

BUNGA lalu membawakan lagu hits mereka ditahun 1997, Kasih Jangan Kau Pergi. Lagu ini dirilis beberapa saat setelah Galang meninggal dan dia sudah sempat terlibat dalam pengerjaannya. Iwan Fals nampak terharu ketika didaulat untuk menyanyikan lagu ini bersama-sama. Permainan harmonika Iwan Fals seakan membangkitkan ingatan dan kerinduannya kepada alm.Galang. Lagu ini begitu membius penonton yang hadir. Vokalis BUNGA diakhir lagu mempersembahkan karya ini kepada Alm.Galang. Setelah itu mereka membawakan hits mereka Mamafia Medley dan Gila (ini lagunya BUNGA satu album dengan lagu Kasih Jangan Kau Pergi) serta sebuah lagu dari SWAMI berjudul Bunga Trotoar.

Tak terasa waktu hampir memasuki Maghrib, Iwan Fals membawakan 3 lagu penutup konser sore itu. Ketiga lagu terakhir yang dibawakan adalah Samsara, Lagu Buat Penyaksi dan Tanam Siram.

“Sekali lagi saya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesarnya untuk saya pribadi, istri, keluarga saya agar ibadah haji ini membawa kebajikan untuk kita semua. Sampai bertemu bulan depan tanggal 26 Desember, terima kasih Tuhan, sore ini tidak hujan…!”, ujar Iwan Fals menutup konser sore itu.

Oke kawan, sampai jumpa bulan depan dengan konser bulanan berikutnya yang memilih tema "Keseimbangan".(fk/sb)

Kami dari iwanfalsmania.blogspot.com mengucapkan:

"Selamat menunaikan ibadah haji mas Iwan dan mbak Yos, semoga menjadi haji yang mabrur dan bisa tetap memberi kebaikan untuk kita semua. Dan semoga kalian selalu dalam lindungan Allah SWT.. amiin..".

------------------------------------

Konser Iwan Fals & Band

“POHON KEHIDUPAN”
Tempat: Panggung Kita – Leuwinanggung, Depok
Hari/Tanggal: Sabtu, 14 Nopember 2009
Jam: 15.15 WIB
Bintang Tamu: Ike Nurjanah & Bunga Band

------------------------------------

Daftar Lagu:
1.Doa Dalam Sunyi
2.Untuk Bram
3.Kuli Jalan
4.Koran – koranku
5.Ini Bukan Mimpi
6.Pohon Kehidupan
7.Kasacima
8.Darah Muda (feat Ike Nurjanah)
9.Antara Aku, Kau & Bekas Pacarmu (feat Ike Nurjanah)
10.Terlena (Ike Nurjanah feat Iwan Fals)
11.Kereta Tua
12.Oemar Bakrie
13.Robot Bernyawa
14.Kasih Jangan Kau Pergi (BUNGA feat Iwan Fals)
15.Mamafia Medley (BUNGA feat Iwan Fals)
16.Gila (BUNGA feat Iwan Fals)
17.Bunga Trotoar (Iwan Fals feat BUNGA)
18.Samsara
19.Lagu untuk Penyaksi
20.Tanam Siram

------------------------------------

Iwan Fals : Vocal, Gitar Akustik, Gitar Akustik Mini
Heirrie Buchaery : Bass Akustik, Bass Elektrik, Jembe, Senar Drum
Totok Tewel : Gitar Akustik, Gitar Elektrik, Senar Drum
Edi Daromi : Keyboard, Senar Drum
Deni Kurniawan : Drum
Suroso (crew) : Drum Pad (Sound Tabla), Timpani

------------------------------------




Bunga Trotoar - IWAN FALS feat.BUNGA
@panggung KITA 141109
source Youtube - upload by: nialbunga. Thanks!


Kasih Jangan Kau Pergi - BUNGA feat.IWAN FALS
@panggung KITA 141109
source Youtube - upload by: nialbunga. Thanks!

Selanjutnya...

08 November 2009

Antara Cicak, Buaya dan Iwan Fals

Tahukah Anda... Iwan Fals dan Naniel sudah menyebut CICAK vs BUAYA sejak tahun 1992 dalam sebuah lagu karya mereka yang berjudul BESAR dan KECIL, dalam album Belum Ada Judul.

Dari Syafiq Baktir @iwanfalsmania.blogspot.com
untuk INDONESIA
Klik gambar untuk ukuran besar


Kok bisa pas ya?... Ya nyatanya bisa kok...! Mungkin yang sekarang mempopulerkan istilah ini juga salah satu penggemar Iwan Fals. Kalau benar, ini sebagai bukti fans Iwan Fals bukan hanya 'kaum pinggiran', tetapi juga ada didalam lingkup pejabat tinggi, berpangkat dan 'bermasalah'. huu... huuuu.. huuuu....(sb)

Selanjutnya...

02 November 2009

Bootleg Iwan Fals

BOOTLEG IWAN FALS; Tahun: 1996; NO ALBUM

Dapat rekaman ini sekitar tahun 2000. Satu kaset berisi 10 lagu yang benar-benar asing ditelinga saya. Lagu didalamnya ajaib, semua musik yang sudah diprogram lewat komputer. Pokoknya beda banget dengan lagu Iwan Fals di era 80-90an.

Musik yang kadang beradu saling bersahutan dengan vokal. Kadang musik seperti bunyi 'kresek' (kantong -red) plastik. Menurut saya musik dalam album ini memang sudah diprogram lewat komputer dan dimainkan atau direkam secara digital. Yuk simak lagu-lagunya.

Catatan: semua lagu tidak ada judulnya, saya kasih judul atas dasar kata yang paling sering diucapkan aja.

1. KAPAL BAU PESING
Cerita tentang sebuah kapal yang bau pesing didalamnya dan cerita seorang nelayan yang sedang memancing tapi belum dapat ikan. Musik diawali dengan bunyi suling dan kendang yang dominan dan akhir musik dihiasi dengan berbagai efek. Mungkin lagu ini menggambarkan kondisi negara yang saat itu memang bau.[5:22]

2. RESIKO
Tentang kehidupan orang-orang ada yang bekerja, melamun, tertawa, menangis dan kehidupan terus berjalan. Lirik yang menggambarkan sebuah resiko bersikap jujur dibilang takabur, berani dibilang goblok.[3:07]

3. AKU TAK MENGERTI (ada juga yang memberi judul: MAKNA HIDUP INI -red)
Lagu yang bercerita tentang makna hidup ini, sesuatu yang datang pasti akan pergi juga. Musiknya cukup kalem walau efek-efek komputernya masih terdengar nyata.[4:48]

4. GELORA TERTEKAN
Lagu berisi seseorang yang jatuh hati tapi selalu ditekan, benarkah ia jatuh hati. Jika bertemu selalu menghindar seperti orang yang berdosa. Musik pada lagu ini ditambah instrumen keyboard yang cukup dominan.[3:55]

5. JALAN MASIH PANJANG
Lagu bercerita kondisi Negara waktu itu dimana kata Iwan Fals, "Garuda nangkring di pelangi". Tidak tahu maksudnya apa.[4:43]

6. BAPAK TENTARA
Lagu ini akhirnya dimuat dialbum tahun 2004 dari Iwan Fals bertitel Manusia ½ Dewa. Pada album itu lagu ini berjudul PARA TENTARA. Durasi lagu pada rekaman ini cukup lama sekitar 9 menit-an. Musik yang bising bertabrakan dengan gitar dan vocal, looping drum, suara distorsi dari keyboard yang terkadang seperti suara trompet, suara bom dan suara gemuruh... kelam.[9:43]

7. TAK KEKAL (ada juga yang menyebut: BUNGA KAYU DI BERANDA -red)
Lirik yang bercerita sesuatu didunia tak ada yang abadi. Matahari diganti bulan, pagi diganti malam dan begitu seterusnya. Musiknya cukup kalem hanya gitar, drum looping, keyboard dan perkusi digital.[6:02]

8. KATA KATA
Kata kata itu harus dipertangungjawabkan, karena banyaknya janji-janji yang bertebaran.[3:16}

9. KELUAR MALAM (atau: PUKUL DUA MALAM -red)
Musik dengan irama country khas Iwan Fals ini sangat enak untuk bergoyang. Lagu ini berkisah tentang seseorang yang kehabisan rokok lalu dia keluar untuk membeli ke tukang rokok, dan rokok yang dibeli adalah merk luar negeri. Disini musiknya ditambah dengan tiupan harmonika.[4:33]

10. ASIK NGGAK ASIK
Lagu inipun ada dialbum Iwan Fals tahun 2004 berjudul Manusia ½ Dewa, album dengan versi akustik. Tapi direkaman ini, wahhhh... ini rekaman yang sangat bagus penuh spontanitas. Lepas dengan backsound suara Iwan Fals yang sahut-sahutan (menggunakan efek suara), kadang ketawa, bergumam dan bermain harmonika. Musik didominasi dengan suara kendang program dan melodi gitar.[6:02]

Andaikata rekaman ini dirilis RESMI wahh... mungkin ini album yang paling dicari-cari dan dinanti oleh penggemar fanatik seorang Iwan Fals. Gimana FALCON?... (Falcon Records adalah label Iwan Fals saat ini menggantikan Musica -red)

Sori kalo reviewnya kurang berkenan.., dOeL

---------------------------------

iwanfalsmania.blogspot.com mengucapkan Terima Kasih kepada mister jamesdoel untuk artikel ini :D... sorry masih males fotoin patung Gombloh.. hehe...

---------------------------------

Definisi BOOTLEG:
Bootleg adalah rekaman artis musik yang tidak dirilis secara resmi lewat suatu perusahaan rekaman. Biasanya rekaman ini diambil dari pertunjukan konser dengan sebuah alat perekam ringkas yang kemudian diolah dan ditransfer ke bentuk CD. Bootleg juga bisa berasal dari pita rekaman yang dicuri dari studio atau demo yang seharusnya tidak disebarluaskan. Beberapa band seperti Phish dan Grateful Dead memperbolehkan praktik bootleg dengan syarat rekaman itu tidak dijual, melainkan digandakan secara cuma-cuma. (source: wikipedia)


Selanjutnya...

Blog Archive

Recent Readers

Komunitas MBL IwanFalsMania [ View | Join ]

Followers

  © 2006 Iwan Fals Mania Created by Syafiq Baktir - Template by Ourblogtemplates.com - Powered by Blogger

Back to TOP